Postingan

Menampilkan postingan dari Juli, 2021

Milikilah Integritas

Gambar
Nats: 1 Tim 6:3-7 Jika seorang mengajarkan ajaran lain t   dan tidak menurut perkataan sehat u   --yakni perkataan Tuhan kita Yesus Kristus--dan tidak menurut ajaran yang sesuai dengan ibadah 1   kita, 6:4 ia adalah seorang yang berlagak tahu v   padahal tidak tahu apa-apa. Penyakitnya ialah mencari-cari soal dan bersilat kata, w   yang menyebabkan dengki, cidera, fitnah, curiga,

Tuhan yang pegang kendali

Gambar
Nats: Yak 4:13 Jadi sekarang, hai kamu yang berkata: "Hari ini atau besok kami berangkat ke kota anu, dan di sana kami akan tinggal setahun dan berdagang serta mendapat untung"          Dewasa ini sering sekali manusia melupakan Tuhan dalam perencanaan mereka. Bahkan banyak orang yang merasa diri mampu untuk melakukan segala rencana tanpa Tuhan. Pada akhirnya mereka justru terjebak ke dalam berbagai kesalahan yang menimbulkan kerugian. Kerugian tersebut antara lain: ditipu orang, planning bertabrakan dan sebagainya. Nats di atas mengindikasikan adanya kesombongan di dalam diri jemaat yang dilayani Yakobus. Kata “ Hari ini atau besok ” menunjukkan bahwa mereka merasa memiliki kendali atas waktu, mereka bebas melakukan apa yang ingin mereka lakukan di segala waktu. Lebih lanjut, kata “ kami berangkat ke kota anu ” terkesan bahwa mereka punya kendali atas lokasi yang akan dituju. Dengan kata lain banyak sekali orang yang merasa dirinya lah yang paling berkuasa atas segala sesuat

Menghargai Pemberian

Gambar
Nats: Yak 5:1-6 " Jadi sekarang l   hai kamu orang-orang kaya, m   menangislah dan merataplah 1   n   atas sengsara yang akan menimpa kamu! 5:2 Kekayaanmu sudah busuk, dan pakaianmu o   telah dimakan ngengat! 5:3 Emas dan perakmu sudah berkarat, dan karatnya akan menjadi kesaksian terhadap kamu dan akan memakan dagingm

Artikel: Yesus sebagai Anak Manusia yang Menderita

Gambar
  Gelar Anak Manusia dalam diri Yesus berkaitan erat dengan penderitaanNya.   Menurut Wenham secara keseluruhan penderitaan Yesus ini terdapat pada (Markus 8:31; 9:12, 31; 10:33, 45; 14:21, 41). [1]   Keseluruhan ayat di atas berbicara mengenai Anak Manusia yang harus menderita dan mati.   Mengenai konsep Anak Manusia yang menderita Susanta mengatakan, “Petrus dan para murid yang lain meyakini bahwa Yesus adalah Mesias yang sedang menggenapi nubuat pengharapan Israel.   Namun sebaliknya, Yesus justru mengutarakan suatu konsep yang baru yaitu Anak Manusia harus mengalami penderitaan dan kematian: suatu konsep yang bertentangan dengan pemahaman Yahudi pada masa itu.” [2]   Singkatnya, gelar Anak Manusia yang menderita dalam diri Yesus tidak bisa dimaknai dalam kerangka pengharapan Israel akan raja yang membebaskan mereka.             Penderitaan Yesus dalam injil Markus diawali dengan kisah penolakan (Markus 8:31).   Kata penolakan berasal dari bahasa Yunani yaitu apodokimazo . [3]