Postingan

Menampilkan postingan dari Oktober, 2021

Artikel: Berkenalan dengan ajaran Hypergrace

Gambar
  Beberapa tahun yang lalu Gereja sempat dihebohkan dengan munculnya ajaran Hyper Grace yang dipelopori oleh Joseph Prince. Ajaran ini dengan cepat mampu menarik banyak peminat bahkan tak sedikit pendeta-pendeta yang akhirnya mengajarkannya di Gereja mereka. Namun demikian, ternyata banyak dijumpai ajaran-ajaran Hyper Grace yang bertentangan dengan Alkitab. Ajaran-ajaran tersebut akan dijabarkan dalam tiga poin penting: Menurut Prince hyper grace pertama-tama memiliki ciri yaitu hidup penuh kekuasaan. Prince menjelaskan bahwa hidup penuh kekuasaan tidak ditentukan dari latar belakang pendidikan, keluarga dan sebagainya. [1]   Ia menambahkan bahwa hidup yang penuh dengan kekuasaan berhubungan dengan janji Kristus.   Janji yang dimaksud adalah janji untuk berkuasa. [2]   Prince menggunakan Rm 5:17 untuk mendukung argumentasinya perihal hidup dengan kekuasaan. [3]   Ia menjelaskan bahwa kata berkuasa berasal dari bahasa Yunani yaitu basileia.   Kata ini paling tepat diterjemahkan seba

Mengasihi diri Sendiri

Gambar
Nats: Mat 22:34-40 "Ketika orang-orang Farisi mendengar, bahwa Yesus telah membuat orang-orang Saduki h   itu bungkam, berkumpullah mereka 22:35 dan seorang dari mereka, seorang ahli Taurat 1   , i   bertanya untuk mencobai Dia: 22:36 "Guru, hukum manakah yang terutama dalam hukum Taurat?"

Out of the Box

Gambar
Nats: Mat 5:41-45 " Dan siapapun yang memaksa engkau berjalan sejauh satu mil, berjalanlah bersama dia sejauh dua mil. 5:42 Berilah kepada orang yang meminta kepadamu dan janganlah menolak orang yang mau meminjam dari padamu. y   5:43 Kamu telah mendengar firman: Kasihilah sesamamu manusia z   dan bencilah musuhmu. a  

Iri Hati Awal Kehancuran

Gambar
 Nats:1 Sam 8:7-9 "dan perempuan yang menari-nari itu menyanyi b   berbalas-balasan, katanya: "Saul mengalahkan beribu-ribu musuh, tetapi Daud berlaksa-laksa. c   " 18:8 Lalu bangkitlah amarah Saul dengan sangat; dan perkataan itu menyebalkan hatinya, sebab pikirnya: "Kepada Daud diperhitungkan mereka berlaksa-laksa, tetapi kepadaku diperhitungkannya beribu-ribu; akhir-akhirnya jabatan raja d   itupun jatuh kepadanya." 18:9

Roh Kudus Sahabatku

Gambar
Nats: Yoh 16:7 "Namun benar yang kukatakan ini kepada-Mu: Adalah lebih berguna bagi kamu jika aku pergi. Sebab jikalau Aku tidak pergi, Penghibur itu tidak akan datang kepadamu, tetapi jikalau Aku pergi, Aku akan mengutus Dia kepadamu."   Sahabat adalah satu kata yang penuh dengan makna di dalam kehidupan setiap orang. Tak jarang sahabat adalah tempat ternyaman seseorang untuk curhat dan menjadi apa adanya. Lebih dari itu, sahabat adalah seorang yang tidak segan-segan untuk menegur jika kita salah. Pada akhirnya, sahabtlah orang yang selalu ada buat kita saat senang maupun sedih. Pada ayat di atas dijelaskan bahwa Yesus mengutus penghibur yang bernama Roh Kudus. Gelar penghibur di dalam diri Roh Kudus menunjukkan bahwa Ia adalah sahabat bagi orang percaya. Sebagai sahabat , Roh Kudus adalah pribadi yang senantiasa menghibur bahkan menegur saat kita salah. Teguran atau hiburan tersebut diberikan kepada kita supaya kembali kepada jalan-NYA. Pada akhirnya sebagai orang percaya h

Viralkan Kebenaran

Gambar
  Nats: Yoh 4:28-29, 39-41 Maka perempuan itu meninggalkan tempayannya di situ lalu pergi ke kota dan berkata kepada orang-orang yang di situ: 4:29 "Mari, lihat! Di sana ada seorang yang mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. c   Mungkinkah Dia Kristus d   itu?"Dan banyak orang Samaria dari kota m   itu telah menjadi percaya kepada-Nya karena perkataan perempuan itu, yang bersaksi: "Ia mengatakan kepadaku segala sesuatu yang telah kuperbuat. n   "

Kolom Opini: Viral dari Perspektif Kristen

Gambar
Sesuatu yang viral tentu saja sangat menarik di hampir semua lapisan masyarakat. Meskipun demikian, sesuatu yang viral umumnya tidak berlangsung lama atau dengan kata lain hanya seumur jagung saja. Maka dari itu sesuatu yang viral cepat sekali hilang bak ditelan bumi. Dalam kekristenan tentu saja kita harus menjadi agen untuk memviralkan kebenaran.Yang dimaksud adalah kita perlu membagikan kebenaran kepada orang-orang yang belum percaya. Dengan demikian, kebenaran tersebut dapat diviralkan hingga ke ujung bumi. Pada akhirnya, penulis melihat bahwa memviralkan kebenaran bukan hanya tugas seorang gembala, penginjil melainkan tanggung jawab semua orang percaya. Oleh sebab itu kita membutuhkan Roh Kudus untuk menolong kita agar kebenaran semakin diviralkan di bumi ini   By: Felix Justian Harnanta